Case Study :

Circles.Life’s Live.On

Mendorong Pertumbuhan Live.On melalui Pemasaran Berbasis Kinerja

Problem Statement

Circles.Life meluncurkan Live.On di Indonesia dengan target pertumbuhan yang ambisius, tetapi menghadapi persaingan digital yang meningkat dan biaya media yang semakin tinggi. Saat kami memulai, biaya akuisisi pelanggan (CAC) adalah 84.000 IDR dengan tingkat konversi 1,2%. Tantangan mereka adalah memaksimalkan setiap anggaran pemasaran, meningkatkan tingkat konversi di seluruh saluran penjualan, dan melakukan penskalaan secara efisien.

Approach & Solution

1. Mesin Pertumbuhan yang Terintegrasi Sepenuhnya

  • Membangun strategi pemasaran omnichannel terpadu untuk memastikan kinerja yang konsisten dan efisien di semua titik kontak pelanggan.
  • Menerapkan optimasi tingkat konversi (CRO) yang kuat untuk memaksimalkan konversi di seluruh perjalanan pengguna.
  • Merancang ulang kampanye untuk kata kunci merek dan non-merek agar dapat menjangkau audiens dengan niat beli yang tinggi secara lebih efektif.

2. Kerangka Kerja Uji–Pelajari–Optimalkan

  • Menerapkan siklus Uji → Pelajari → Optimalkan yang berkelanjutan untuk mengidentifikasi aset yang unggul, meningkatkan skala hal-hal yang berhasil, dan menghilangkan pemborosan dengan cepat.
  • Merancang perjalanan pengguna yang sangat personal berdasarkan data dan wawasan perilaku.
Results

Dengan pemasaran berbasis data dan pendekatan Uji-Pelajari-Optimalkan yang disiplin, kami mencapai peningkatan signifikan dalam kinerja digital hanya dalam waktu 12 bulan:

  • Peningkatan tingkat konversi sebesar 400%
  • Pengurangan biaya akuisisi pelanggan sebesar 71%.